Takalar,siberpintar.com-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar menyerahkan 13 unit alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani (Poktan) binaan Polri di Kabupaten Takalar. Penyerahan bantuan berlangsung di Lapangan Mapolres Takalar, Senin (15/6/2026).
Bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI itu disalurkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendukung program swasembada pangan nasional. Bantuan diserahkan langsung Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye didampingi Kapolres Takalar, AKBP Supriadi Rahman, dan pejabat lingkup Pemkab Takalar.
Sebanyak 13 unit Alsintan yang disalurkan terdiri atas sembilan unit traktor roda empat dan empat unit hand sprayer. Seluruh bantuan tersebut akan dimanfaatkan oleh kelompok tani binaan Polri untuk mendukung aktivitas pertanian di sejumlah wilayah Kabupaten Takalar.
Dalam sambutannya, Daeng Manye menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Kementan RI, yang terus memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian di daerah. Menurutnya, bantuan alsintan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.
Ia berharap kelompok tani penerima dapat memanfaatkan dan merawat bantuan tersebut dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Menurutnya, alsintan modern mampu mempercepat proses pengolahan lahan sehingga aktivitas pertanian menjadi lebih efisien.
Daeng Manye menegaskan, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Takalar. Karena itu, Pemda terus berupaya memperkuat dukungan bagi petani melalui penyediaan sarana produksi, teknologi pertanian serta berbagai program pembangunan yang berpihak pada sektor pertanian.
Sementara itu, Kapolres Takalar, AKBP Supriadi Rahman mengatakan, keterlibatan Polri dalam pembinaan Poktan merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor pangan memerlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Pemkab Takalar berharap kolaborasi tersebut semakin memperkuat kemandirian pangan daerah serta mendukung target swasembada pangan nasional. Dengan dukungan sarana pertanian yang semakin memadai, Takalar optimis mampu terus berkontribusi terhadap program swasembada pangan nasional sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat secara berkelanjutan.(*)
0 Komentar