Pimpin Upacara Peringatan Harganas, Sekda Takalar Tegaskan Keluarga Kunci Indonesia Emas 2045

Takalar,siberpintar.com-- Sekretaris Daerah (Sekda) Takalar, Muhammad Hasbi, memimpin upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Takalar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Senin (29/6/2026).

Upacara ini menjadi momentum memperkuat komitmen membangun keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. Seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat khas Sulsel, yakni baju bodo, sebagai bentuk pelestarian budaya daerah sekaligus menambah kekhidmatan pelaksanaan peringatan Harganas di Kabupaten Takalar.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Takalar membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Wihaji. Dalam sambutannya, ditegaskan ketangguhan keluarga memiliki hubungan erat dengan masa depan geopolitik dan geoekonomi Indonesia.

Menteri menyampaikan bahwa Indonesia saat ini berada pada momentum bonus demografi, yakni kondisi ketika jumlah penduduk usia produktif berusia 15 hingga 64 tahun mendominasi. Peluang ini dinilai sebagai kesempatan bersejarah yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

"Kesempatan ini tidak akan berlangsung selamanya. Oleh karena itu, momentum bonus demografi harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045," ujar Sekda saat membacakan sambutan Menteri.

Selain itu, Menteri BKKBN mengajak seluruh keluarga Indonesia, khususnya para ayah, agar lebih aktif dalam pengasuhan anak. Menurutnya, peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus hadir secara fisik, terlibat aktif, dan membangun kedekatan emosional dalam proses tumbuh kembang anak demi membentuk karakter dan kestabilan emosinya.

Menutup sambutan tersebut, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Keluarga Nasional sebagai momentum memperkuat komitmen membangun keluarga yang berkualitas, tangguh dan harmonis.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar juga menegaskan komitmennya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada keluarga, memperkuat jaring pengaman sosial, serta meningkatkan akses layanan dasar sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.(ato)

0 Komentar

Posting Komentar