Takalar,siberpintar.com-- Sebanyak 250 pemuda dari berbagai desa di Kecamatan Galesong Selatan (Galsel) mengikuti Kemah Inspirasi Pemuda yang digelar di Pantai Mangindara, Kabupaten Takalar, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan berlangsung tiga hari, 17–19 Juli 2026, ini menjadi wadah penguatan karakter, kepemimpinan dan kolaborasi generasi muda. Kemah Inspirasi diinisiasi oleh Camat Galsel, Nurhidayat Abdullah Daeng Massuro itu, membahas tema kepemimpinan, kewirausahaan, pelayanan publik, literasi keuangan, hingga peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Pembukaan kegiatan diisi dengan seremoni, penampilan seni budaya serta talkshow inspiratif yang menghadirkan sejumlah pejabat pemerintah, perbankan dan kepolisian sebagai narasumber.
Camat Galsel, Nurhidayat Abdullah mengatakan Kemah Inspirasi tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga menghadirkan aksi nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini dirangkaikan dengan donor darah, sunatan massal dan aksi bersih pantai sebagai bentuk kepedulian sosial dan lingkungan.
Ia menegaskan, potensi pemuda perlu terus diasah melalui ruang belajar, berbagi pengalaman, dan kolaborasi. Menurutnya, pemerintah kecamatan ingin melahirkan generasi muda yang adaptif terhadap perubahan, berani mengambil peluang, serta mampu menjadi bagian dari solusi pembangunan di daerah.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Takalar, Muh. Ikbal mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum tersebut untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring. Ia menilai pemuda bukan hanya penerus pembangunan, tetapi juga motor penggerak yang harus mampu menciptakan peluang melalui karya dan inovasi.
Dalam sesi talkshow, Kepala Disperindag Takalar, Nuriksan Nurdin mendorong pemuda mengembangkan usaha berbasis potensi lokal dengan mengedepankan kreativitas dan inovasi. Sementara itu, Pimpinan Cabang Bank Sulselbar, Achmad Iqbal menekankan pentingnya literasi keuangan agar ide usaha dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan.
Kapolsek Galesong Selatan AKP Ahmad Koembara juga mengingatkan peserta untuk menjaga keamanan, menjauhi narkoba, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Salah seorang peserta, Abdullah, pemuda asal Desa Kalukubodo, mengaku memperoleh banyak pengalaman melalui dialog langsung dengan para narasumber.(ato)
0 Komentar