Bupati Takalar Groundbreaking Pembangunan Kantor Kecamatan Laikang, Pastikan Pelayanan Makin Mudah

Takalar,siberpintar.com-- Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Kecamatan Laikang di Desa Cikoang, Kecamatan Laikang, Senin (24/8/2026). 

Pembangunan fasilitas pemerintahan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Takalar meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan.

Peletakan batu pertama menandai dimulainya pembangunan kantor camat yang diharapkan dapat menghadirkan fasilitas pemerintahan lebih representatif. Kehadiran kantor baru itu juga diarahkan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan administrasi dan pemerintahan.

Daeng Manye mengatakan, pembangunan kantor kecamatan perlu memperhatikan aspek lokasi agar mudah dijangkau masyarakat.

Menurutnya, posisi Kantor Kecamatan Laikang yang berada di titik tengah wilayah kecamatan menjadi salah satu pertimbangan untuk memudahkan akses warga dari berbagai desa.

“Kantor camat bukan hanya menjadi tempat bekerja bagi aparatur, tetapi juga menjadi pusat pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Daeng Manye.

Karena itu, keberadaan gedung yang layak dan memadai dinilai penting untuk menunjang aktivitas pemerintahan sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Ia meminta proses pembangunan dilaksanakan dengan memperhatikan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu dan kesesuaian dengan perencanaan. 

Menurut Daeng Manye, pembangunan tersebut bukan sekadar menghadirkan gedung baru, tetapi harus memberikan dampak terhadap pelayanan yang lebih mudah, cepat dan nyaman.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat merasakan manfaat dari pembangunan ini. Fasilitas yang dibangun harus benar-benar digunakan untuk kepentingan pelayanan masyarakat. Fasilitas yang memadai harus dibarengi dengan aparatur yang profesional, ramah, cepat dan responsif dalam melayani masyarakat," tegasnya.

Pemkab Takalar berharap kantor baru tersebut nantinya dapat menjadi pusat pelayanan yang lebih terintegrasi sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa dan masyarakat.

Pembangunan ini juga menjadi bagian dari pemerataan infrastruktur pemerintahan agar pelayanan publik semakin efektif hingga tingkat kecamatan.(ato)

0 Komentar

Posting Komentar