Bupati Takalar Siapkan Beasiswa Bagi Santri Tahfiz, Hafal 30 Juz Berpeluang Kuliah di Luar Sulsel

Takalar,siberpintar.com-- Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye menyiapkan program beasiswa bagi santri penghafal Al-Qur’an. Pemkab Takalar juga membuka kesempatan bagi santri untuk terlibat dalam pengelolaan kegiatan pemerintahan.

Gagasan tersebut disampaikan Daeng Manye saat menghadiri Panggung Gembira 616 Pondok Modern Mahyajatul Qurra’ Lassang, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Sabtu (19/9/2026) malam.

Menurut Daeng Manye, pendidikan pesantren perlu diiringi dengan penguatan keterampilan praktis. Salah satunya dengan memberikan pengalaman kepada santri untuk terlibat dalam penyelenggaraan berbagai agenda Pemkab Takalar.

Ia bahkan meminta organisasi perangkat daerah mengutamakan pondok pesantren dalam pemilihan Event Organizer (EO) untuk kegiatan pemerintah. Keterlibatan itu dinilai dapat menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para santri.

Melalui pengalaman tersebut, santri dapat belajar menangani konsep acara, panggung, tata cahaya, sound system hingga penampilan. Kegiatan itu sekaligus menjadi ruang untuk membangun kreativitas, keberanian, kemandirian dan kemampuan manajerial.

Di sisi lain, Pemkab Takalar menyiapkan penguatan program tahfiz hingga tingkat desa dan kelurahan. Pendataan guru dan santri penghafal Al-Qur’an akan dilakukan sebagai dasar pemberian perhatian dan dukungan pendidikan.

Daeng Manye menyebut besaran perhatian pemerintah akan disesuaikan dengan capaian hafalan. Santri yang mencapai hafalan 1-10 juz akan memperoleh beasiswa, sedangkan hafalan 1-20 juz mendapat dukungan lebih besar.

Sementara penghafal 30 juz berpeluang memperoleh dukungan pendidikan hingga perguruan tinggi di luar Sulsel. Program tersebut rencananya diperkuat melalui Festival Pondok Pesantren pada 22 Oktober 2026.(ato)

0 Komentar

Posting Komentar